Setengah Isi Setengah Kosong

setengah isi setengah kosongKetika melihat judul buku “half full – half empty” saya langsung tertarik. Judulnya menyimpan optimisme hidup. Buku ini pasti mengajarkan cara melihat kehidupan dari sisi yang penuh (optimisme), bukan dari sisi yang kosong (pesimisme). Pada jaman Orde Baru pernah ada berita di koran  yang mengabarkan bahwa ada 50% anggota DPR-RI melakukan korupsi. Headline berita yang menohok harga diri dan kehormatan anggota dewan langsung mendapat reaksi keras. Esoknya, berita itu diralat menjadi: 50% anggota DPR tidak melakukan korupsi. Alhamdulillah!

Buku saku yang berjudul ”Setengah Isi Setengah Kosong” dengan tag line berbahasa Inggris, ”Half Full-Half Empty,” karya Parlindungan Marpaung ini mengingatkan saya pada buku kecil yang biasa dibaca sahabat kristiani: ”Saat Teduh.”  ”Saat Teduh” mengajarkan pernak-pernik kehidupan dengan ilustrasi yang menyentuh. Ilustrasi cerita ditaruh di depan, dibelakangnya adalah inti ajaran hidup yang bersumber dari kitab suci. Buku saku terbitan MQS Publishing ini tak jauh beda dengan ajaran hidup kristiani itu. Bedanya, cakupan wilayah ajaran hidup tak dibatasi oleh sekat agama. Dia cair dan bisa masuk ke dalam ajaran agama manapun. Ada 63 ajaran hidup yang terbagi dalam 5 pokok bahasan tentang kasih sayang, komunikasi, motivasi, profesionalisme, dan sikap hidup.

Model paparan ilustrasi di depan dan bahasan pelajaran kunci di belakang, cukup lazim dipakai oleh banyak orang, baik oleh kalangan agamawan, pendidik ataupun fasilitator pelatihan. Model ini cukup efektif untuk membenamkan pemahaman tentang  sesuatu yang cukup abstrak dan membutuhakn penjelasan yang rumit. Dengan ilustrasi, orang akan mudah memahaminya, mengasosiasikannya. Latar belakang Parlindungan Marpaung memang seorang certified trainer John C Maxwell. Kumpulan ilustrasi ini memang bersumber dari rangkaian catatan perjalanan melatihnya sejak dia menceburkan diri sebagai seorang trainer bidang pengembangan pribadi dan SDM.  

Kelemahan utama dari buku ini, menurut saya, adalah pada orisinalitas  kumpulan ilustrasi yang disampaikan. Banyak dari ilustrasi yang dipaparkan sebenarnya sudah pernah diulas oleh sumber lain, dan penulis tidak menyebutkan sumbernya. Seolah-olah itu adalah buah dari perenungannya, padahal bukan. Bisa jadi, ilustrasi yang tersebar itu memang sumbernya anonim, tapi minimal bisa disebutkan dari mana cerita itu berasal.Terlepas dari kelemahan itu, buku saku ini layak dimiliki oleh para pelatih, fasilitator, atau mereka yang bergelut dengan masalah pengembangan SDM. Ada banyak sumber inspirasi yang boleh ”dipinjam” dan ”disebarluaskan.” Untuk kalangan umum, buku ini sanggup memberi santapan ruhani ala chicken soup yang marak belakangan ini.

Membaca buku ”Setengah Isi Setengah Kosong” tidak harus dimulai dari halaman pertama dan berakhir di halaman terakhir. Teknik membacanya boleh meloncat-loncat. Bahkan boleh dibaca sesuai dengan mood saat itu. Untuk memudahkan, bisa merujuk pada kelima pokok bahasan yang ditawarkan tadi.

(Resensi ditulis oleh Hartono)

About these ads

9 Responses to “Setengah Isi Setengah Kosong”


  1. 1 hadie...riau Thursday, May 28, 2009 at 9:12 pm

    aslm,saya ambil gambar buku setengah isi….pas resensinya…mantab…

  2. 2 lambang Tuesday, June 1, 2010 at 9:30 am

    saya baru aja mau baca bukunya mas. . moga-moga menarik. .

  3. 3 rama Tuesday, July 6, 2010 at 8:31 pm

    ada yang masih punya stock bukunya gak???punya gw ilang uy….

  4. 4 aleXKun Wednesday, March 16, 2011 at 5:55 pm

    assalamualaikum..
    mas kok susah y mo cari bku ini..
    smpe2 karyawan gramedia sja kebingungan
    pas sy tny buku ini..
    hhe

  5. 6 aisyah Wednesday, February 15, 2012 at 5:51 am

    buku yang menarik… sekatang sudah susah mendapatkannya…

  6. 7 Dedy Sitopan Tuesday, January 28, 2014 at 2:48 pm

    buku ini sungguh menarik dan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup.


  1. 1 Setengah Isi Setengah Kosong « Tears No More in Jannah! Trackback on Saturday, October 3, 2009 at 4:16 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Data pengunjung

  • 194,343 Kunjungan

Resensi yang lain

Index

my pictures at flickr

mm9

mm8

mm7

More Photos

Goodreads


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,710 other followers

%d bloggers like this: