Corporate Confidential

corporate-confidential.jpgSelama ini saya mencoba meyakini dan berusaha untuk mampu menerapkan 2 prinsip kesuksesan di tempat kerja: memahami pola hubungan dan be a good STAF.

Pertama adalah pola hubungan. Ini berlandaskan pada asumsi dasar bahwa hanya ada 4 aktor yang harus anda perhatikan dengan baik di tempat kerja: decision maker, gate keeper, influencer, colleague.  Jabarannya adalah:  (1). Tidak perlu menjadi penjilat dengan langsung dekati decision maker (big boss), cukup melalui influencer atau gate keeper, (2). Jangan pernah langkahi influencer (direct supervisor), dialah juru kunci keberhasilan karir anda. Ada influencer lain yg perlu diperhatikan, yaitu manajer lain atau supervisor lain, (3). Jaga hubungan baik dengan gate keeper (meskipun pangkatnya hanya secretary, dia punya akses langsung dengan big boss). (4). Hubungan dengan colleage sebatas profesionalisme, tidak terbawa dalam “clique” atau “persekongkolan.”  Untuk membantu anda memahaminya, saya coba gambarkan dalam diagram di bawa ini.

pola hubungan

Kedua adalah be a good STAF. Prinsip ini saya pelajari dari kuliah subuh Toto Tasmara sekian tahun lalu. STAF adalah kepanjangan dari S = Sidiq (jujur), T = Tumaninah (teratur, rapi, tahap demi tahap), A = Amanah (bertanggung jawab), F = Fathonah (profesional, kompeten, selalu mengasah dengan ilmu terbaru).

Membaca buku “Corporate Confidential” seakan menggenapi keyakinan saya selama ini dalam menggapai prestasi di tempat kerja. Buku Corporate Confidential membeberkan 50 rahasia perusahaan yang disembunyikan dari anda, para karyawan, dan apa yang dapat anda lakukan untuk menyiasatinya. Ke-50 rahasia  perusahaan itu dibeberkan oleh Cynthia Shapiro, penulis buku yang mantan eksekutif SDM dan wakil presiden perusahaan terkemua di AS. Paparan ke-50 rahasia itu terbagi dalam 5 bab besar. Dari kelima bab itu sebenarnya ada tiga kelompok pemikiran yang terdiri dari bagaimana memahami ranjau atau jebakan berbahaya yang tidak diketahui karyawan, menyingkap mitos-mitos perusahaan, dan  bagaimana anda bersikap ketika telah sampai dipuncak karir.

Ada beberapa rahasia penting yang saya peroleh dan ingin saya bagi bersama anda di Rumah Baca ini. Juru kunci, ini adalah soal bagaimana bersikap terhadap juru kunci (dalam istilah yang saya pahami di atas adalah influencer atau atasan langsung). Atasan langsung adalah orang yang paling menentukan karir anda. Jangan pernah melangkahi atasan langsung anda. Jika anda punya ide-ide brillian, anda harus mengkomunikasikannya lebih dulu dengan atasan langsung. Dan never ever  mempermalukan dia di depan umum.

HRD,  jangan pernah mengeluh dan curhat dengan bagian HRD. Mereka bukanlah dewa penolong atau orang tua anda. Jika dihadapkan pada pilihan, kemana HRD akan perpihak, kepada karyawankah atau kepada perusahaankah? Maka jawaban pasti adalah HRD akan memihak pada perusahaan. Percayalah!

E-mail,  ini adalah hasil tekhnologi terbaru menggantikan memo surat resmi perusahaan. Jangan anggap remeh barang yang satu ini. Jadikan e-mail sebagai sarana bekerja, bukan tempat chating, nge-rumpi atau bahkan nge-gosip. Dan yang lebih parah lagi, jangan pernah memakai jalur e-mail untuk memojokkan salah satu orang, memfitnah, atau menjatuhkan orang. Percayalah, bos besar anda punya kuasa untuk membuka akses e-mail pribadi di tempat kerja. Itu hal yang mudah. Bahkan untuk menyadap pembicaraan lewat telepon, juga bukan hal yang susah. Waspasdalah! 

Pertemanan, ini kedengarannya positif. Pertemanan menunjukkan bagaimana anda bersosialisasi di tempat kerja. Tapi hati-hati, dengan siapa anda berteman. Adalah ranjau bahaya jika anda terlihat berteman, bersekongkol dengan salah satu teman yang masuk dalam black list perusahaan. Nge-rumpi di kantin, pantry kantor juga akan segera mengindikasikan pada kelompok mana anda berada.

Masalah pribadi, sangat banyak anda mengobral persoalan domestik di tempat kerja: suntuk dengan istri atau suami, resah karena pasangan selingkuh, anak-anak yang mulai nakal, pembantu kabur, sakit kronis, dll adalah sesuatu yang harus anda tutup rapat-rapat. Selalu tampil happy dan bersemangat di kantor meskipun di belakang anda kacau balau. Pada bagian lain dalam buku ini juga diungkapkan betapa masalah pribadi tidak harus diobral di tempat kerja: pajangan foto anak, membawa bantal atau boneka di tempat kerja, pot bunga. Ini kantor, bukan rumah!

Masih banyak lagi rahasia lain yang selama ini anda anggap sepele ternyata berdampak besar pada terhambatnya karir dan tersingkirnya anda pada jenjang promosi. Beberapa yang menarik untuk diperhatikan adalah: soal berpakaian, kerapian meja, dekorasi ruangan, pengorganisasian, penguasaan data, dll.

Diskusi selanjutnya adalah apa yang akan anda lakukan apabila puncak karir telah anda raih?  Siapkah anda menanggung beban dan tantangan berat yang siap menghadang di depan mata? Dengan menduduki puncak karir, maka praktis hampir 75% hidup anda harus siap diabdikan untuk perusahaan. Puncak karir juga menyidiakan ruang yang luas untuk tertiup badai.

Untuk mencapai puncak karir, anda juga harus siap dicap sebagai orang ambisius. Menjadi orang berprestasi bukanlah soal menjadi orang baik atau sebaliknya menjadi orang jahat, tapi bagaimana anda secara cerdas mengatasi segala persoalan. Dengan berpegang pada  prinsip be a good STAF, menurut saya, insya Alloh, setiap langkah anda akan selalu mendapat lindungan dari Alloh SWT.  Sungguhpun anda sudah berbuat baik dan  berprestasi,  tapi tetap saja terdepak dari tempat kerja saat ini, maka ada satu rahasia lain yang perlu anda ketahui: Tuhan telah menyimpan rencana terbaik untuk anda di tempat kerja yang baru. Selamat!

(Resensi dibuat oleh Hartono)

2 Responses to “Corporate Confidential”


  1. 1 Doddy A Wednesday, June 1, 2011 at 12:23 am

    Tks,,, masukan yg indah untuk dicerna


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Data pengunjung

  • 262,707 Kunjungan

Halal atau Haramkah kerja di kapal pesiar?

Resensi yang lain

Index

my pictures at flickr

raja 16

Raja Amoat 14

Pasir timbul, Raja Ampat 1

More Photos

Goodreads


%d bloggers like this: