Travellous: A Travel Journal

Cinta itu memang indah untuk dibicarakan, bahkan  bisa menganyutkan. Dengar syair-syair lagu, mulai jaman oldies 60-an, syair lagu ngak-ngik-ngok yang dilarang keras pada jaman Bung Karno, hingga syair lagu masa kini yang secara gombal masih perlu mengeja kata cinta dengan… bertahan satu C-I-N-T-A!

Buku Travellous: A Travel Journal, tulisan Andrei Budiman (Travellous Publishing: 2010) ini sebanarnya masuk dalam genre kisah petualangan atau perjalanan wisata model backpacking, namun dengan satu keunikan pada bumbu asmara. Di sana sangat kenal digambarkan romantika perjumpaanya dengan beberapa perempuan  selama pengembaraannya ke Eropa. Di sana ada  Fiona (manager ticketing) Dinda (pramugari Royal Brunei), Anne (gadis Belanda yang mengajarinya menambal ban bocor, dan mengajarinya mengayuh sepeda secara efisien), Ling (sahabat keturunan Cina nan jenius), Jules (gadis keturunan Cina yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama saat Jules mengangkat pot bunga), dan  gadis F (gadis dari kota hujan, cinta pertamanya).

Secara tampilan, baik cover maupun layout buku ini menurut saya masih bisa digarap lagi dengan sempurna  – bandingkan dengan buku Travellous part 2 yang menurut saya lebih canggih dan mampu menggedor imajinasi pembaca sebelum membuka bukunya. Pilihan foto-foto yang ditampilkan di halaman dalam, sungguh dahsyat! Foto itu  mampu berbicara lebih, bukan lagi sekedar tempelan. Kekuatan plot ceritanya boleh diadu. Barangkali latar belakang Andrei yang orang film menjadikan buku ini penuh imajinasi. Kisah petualangannya ke Eropa memang atas undangan acara workshop film. Saya toh tidak peduli, Fiona, Dinda, Anne, Ling, Jules, atau gadis F, itu benar-benar ada atau hanya khayalan Andrei semata. Bisa jadi mereka itu memang ada, tapi sebenarnya mereka hanya hadir dikepala Andrei dan muncul mozaik-mozaik imajinasi yang seolah-olah hidup di alam nyata. Ingat, Andrei ini tipe pengkhayal. Dia bahkan mengakui testimony temannya tentang dirinya saat perpisahan SMA, dengan mengatakan bahwa “Andrei itu seorang pengkhayal kelas tinggi. Impiannya bikin film, jadi sutradara. Mimpi kali yee.”  Ditulis oleh Irfan, teman sebangkunya.

Lalu apa salahnya mengkhayal? Justru dengan daya khayalnya itu Andrei mampu mimpi keliling Eropa. Menginjakkan kaki di bawah menara Eifel, bagai mencium telapak kaki ibu yang sudah lama dirindukannya. Membuatnya tertidur di bawah taman Eifel, padahal itu adalah perbuatan terlarang! Buku travel journal ini oleh penulisnya memang disebut novel, bukan kisah nyata. Jadi sah saja kalau ada bumbu romantikanya.

Saya kok tiba-tiba ingat pada seseorang  yang mirip dengan Andrei Budiman dalam soal mengkhayal ini: Andrea Hirata! Antara Andrei dan Andrea terdengar mirip. It sound similar. Keduanya adalah sama-sama penulis. Bagi saya, keduanya mampu mengaduk emosi pembaca lewat tulisannya. Membuat kita ikut tertawa, tercenung, dan bahkan menangis, terutama dalam urusan asmara itu. Meskipun harus segera diingat bahwa ini bukan novel percintaan, tapi novel tentang petualangan. Dalam bukunya ini, dikisahkan bahwa Andrei pernah jatuh cinta dengan seorang gadis keturunan Cina, Ling, (meskipun sebenarnya lebih berat ke Jules) dan Andrea  juga pernah jatuh cinta dengan seorang gadis keturunan Cina, yang bernama A Ling!

Review buku oleh Hartono – Pengasuh Rumah Baca

4 Responses to “Travellous: A Travel Journal”


  1. 1 andrei Tuesday, December 14, 2010 at 9:56 pm

    Aiih aih abang satu ini me review nya jago sekali, saya langsung liat bahasan review yg lain, ternyata si abang ini penulis betulan. Karena banyak sekali pelaku traveling yg menjadi penulis, dan sedikit penulis yang pelaku traveling. Review apik yang membuat saya penasaran dengan karya si abang ini di bukunya yang konon dilarang oleh bang Haji: Mabuk! “Mabuk dollar di kapal pesiar.😀

  2. 4 mashar Monday, January 3, 2011 at 8:52 am

    Buku Travllous ini kemungkinan besar akan segera difilm-kan. Wah, bakal seru nih jadinya!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Data pengunjung

  • 262,630 Kunjungan

Halal atau Haramkah kerja di kapal pesiar?

Resensi yang lain

Index

my pictures at flickr

raja 16

Raja Amoat 14

Pasir timbul, Raja Ampat 1

More Photos

Goodreads


%d bloggers like this: