Terapi Pikiran Positif

cover buku "Terapi Pikiran Positif" (Zaman: 2011, cetakan XXII)

Manusia adalah makhluk berfikir. Berbeda dengan binatang yang bertindak berdasarkan insting.  Persoalannya adalah berfikir yang bagaimana?

Manusia itu bisa dibedakan melalui cara berfikirnya. Maka pilihan atas cara berfikir itu adalah: berfikir negatif atau positif? Manusia yang memiliki cara berfikir negatif atau defisit ditandai dengan perilaku yang mudah mengeluh, menyalahkan keadaan sekitarnya. Pepatah Inggris mengatakan, ”blame on the rain.”  Atau pepatah Minang mengatakan, ”Tak pandai awak menari, lantai pula yang disalahkan.”

Sebaliknya, manusia positif ditandai dengan perilaku sukacita, optimis, dan selalu mampu meraih sukses. Ibarat donat, manusia positif melihat donat, sementara manusia negatif melihat lobangnya, ”the optimist see the donut, the pessimist see the hole!”

Buku “Terapi berfikir positif” yang ditulis oleh Dr. Ibrahim Elfiky (Zaman: 2011) mengupas habis soal terapi berfikir manusia agar hidup menjadi lebih suskes dan lebih bahagia. Dr. Ibrahim Elfiky, keturunan Mesir yang kini tinggal di Kanda ini,  adalah seorang seorang motivator muslim dunia, ahli pengembangan sumber daya manusia, manajemen dan marketing. Dia juga pelatak dasar ilmu Neuro Conditioning Dynamic (DCM) dan ilmu Power Human Ebergy (PHE).  Buku ini telah mengalami cetak ulang sebanyak 22 kali oleh penerbit Zaman.

Melalui buku ini, Dr. Ibrahim Elfiky mengupas ke dalam 5 bagian tentang kekuatan pikiran, bahwa berfikir itu memiliki 2 pilihan: berfikir negatif, atau berfikir positif. Nah, darisana, Dr. Ibrahim Elfiky menawarkan resep strategi berfikir positif. Dan dibagian akhir dia membuka rahasia  sepuluh wasiat berfikir positif.

Dalam buku itu dia membuka rahasia, bahwa pikiran itu ternyata bekerja seperti filling system. Tergantung file apa yang akan kita masukkan ke dalam laci pikiran kita. Pikiran membuat arsip memori dalam akal. Apabila cara berfikir kita negatif, maka pikiran akan mengelompokkan ke dalam file negatif, dan itulah yang terjadi. Tidak ada lagi tempat untuk file pikiran positif, alias tersingkir. Alhasil, tindakan yang muncul sebagai akibat pasti negatif.

Sudah banyak buku yang mengupas soal cara berfikir ini. Yang paling fenomenal adalah buku “The Secret,”  karya Rhonda Byrne. Dalam ranah manajemen, juga sudah mulai bermunculan buku-buku dengan tema ini, sebutlah misalnya “Manajemen Apresiatif” yang ditulis oleh Risfan Munir (Kaifa: 2011).

Saya sendiri sudah mencoba keampuhan cara berfikir positif ini dalam karya nyata. Dan itu saya lakukan sebelum saya membaca dan mengetahui soal cara berfikir positif ini. Sudah ada banyak hal yang semula hanya bersumber dari cara berfikir positif, yang kemudian menjadi kenyataan. Testimoni terakhir atas kerja terapi pikiran positif ini adalah kejadian terakhir yang menimpa saya dengan sukses J.  Minggu pagi, 5 Februari 2012,  ketika melihat acara Kick Andy tiba-tiba saya punya pikiran kuat dan berkata dalam hati, “I will be there someday!” Pikiran positif itu bekerja kuat dan tidak perlu menunggu waktu lama, esok harinya saya dihubungi orang dari Kick Andy! Mereka meminta buku yang saya tulis, “Mabuk Dolar di Kapal Pesiar”  menjadi buku yang direkomendasi di acara Kick Andy untuk tayang tanggal 16 dan 19 Februari 2012!

“This a miracle!”

Makanya saya sering merasa sedih, demi menyaksikan saudara-saudara kita yang tidak tahu harus berbuat apa, hanya sekedar menadahkan tangan, meminta-minta, ngamen di perempatan jalan. Mereka tidak tahu, bahwa Tuhan sudah memberikan kekuatan maha dhyat di dalam setiap otak  manusa untuk berkarya, bekerja dan mengasilkan sesuatu bagi kehidupan ini.

Review buku oleh Hartono Rakiman, pengasuh Rumah Baca.

4 Responses to “Terapi Pikiran Positif”


  1. 1 Risfan Munir Saturday, February 18, 2012 at 8:46 am

    Kecerdasan Apresiatif ialah “kemampuan untuk menemukan dan membangkitkan potensi strength.”
    Dengan basis strengths itu, kita, tim, organisasi kita punya kekuatan luar biasa untuk maju meraih masa depan.

  2. 2 Yoseph Yapi Thaum Saturday, February 18, 2012 at 8:48 am

    Statement ini sangat penting: “Makanya saya sering merasa sedih, demi menyaksikan saudara-saudara kita yang tidak tahu harus berbuat apa, hanya sekedar menadahkan tangan, meminta-minta, ngamen di perempatan jalan. Mereka tidak tahu, bahwa Tuhan sudah memberikan kekuatan maha dhyat di dalam setiap otak manusa untuk berkarya, bekerja dan mengasilkan sesuatu bagi kehidupan ini.”

  3. 3 Zaki Sunday, March 25, 2012 at 2:32 pm

    Saya mau,gmna belinya

  4. 4 indri Tuesday, March 27, 2012 at 8:16 pm

    @Zaki: buku “Terapi berpikir positif” sdh dikirim ya…by pos Indonesia 27 mart 2012, sampai di Kalimantan Selatan 4-5 hari lagi…. selamat menunggu paket🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Data pengunjung

  • 262,630 Kunjungan

Halal atau Haramkah kerja di kapal pesiar?

Resensi yang lain

Index

my pictures at flickr

raja 16

Raja Amoat 14

Pasir timbul, Raja Ampat 1

More Photos

Goodreads


%d bloggers like this: