The Last Secret

Novel thriller ”The Last Secret” (Serambi: 2012) ini secara teknis memang juara. Dia mampu menghadirkan kejutan dan hentakan ketegangan sepanjang cerita. Thriller pertama: Tertembak. Pembaca akan dibawa ke dalam ruang pesawat yang sebentar lagi meledak karena sang pilot bunuh diri. Ketegangan dibangun dengan membuat detail cerita yang terbagi dalam hitungan detik. Saat membaca, kita dipaksa untuk melihat kilatan jam digital, sembari membayangkan pesawat domestik itu meluncur detik demi detik menghujam bumi!

Novel ini juga dikemas dengan membagi buku ke dalam segmen yang pendek, tak lebih dari 10 halaman. Ini mungkin teknik yang baik untuk memberi ruang bagi pembaca untuk bernafas setelah mengalami ketegangan demi ketegangan. Secara psikologis, teknik ini menjadikan pembaca merasa nyaman. Lain halnya kalau segmen buku dibuat panjang dan melelahkan. Alih-alih pembaca akan mengantuk dan jenuh.

Novel ini bertutur soal perburuan tablet kristal, yang diduga sebagai tulisan tangan Tuhan. Tablet itu ada 12 buah dan diberikan kepada pemimpin dunia untuk memberi peringatan kepada umat manusia. Peringatan itu sudah dimulai saat banjir besar pada jaman Nabi Nuh. Peringatan yang masih samar-samar pada tablet kristal itu adalah soal Armagedon. Tapi tak mudah mendapatkan tablet kristal itu, karena ada kekuatan maha jahat yang mencoba menyabotase, agar manusia tak mengerti pesan yang tertulis di sana. Kekuatan maha jahat itu berupa ribuan kunang-kunang!

Adalah Cotton Stone, sang tokoh protagonis ciptaan sang novelis: Lynn Sholes dan Joe Moore. Cotton Stone dianggap sebagai putri malaikat jatuh, kaum Nefilim. Dialah satu-satunya tokoh yang bisa menyelamatkan tablet yang masih tersisa dan mengungkap rahasia di balik itu. Maka cerita mulai bergolak sepanjang perburuan tablet kristal yang melibatkan para arkeolog, Vatikan dengan pasukan Venatori-nya, dan para pengikut iblis yang dikepalai oleh Eli Luddington, dengan pengikut setia Mariah  dan Richard.

Mengingat ini cerita fiksi thriller, maka pembaca tak perlu harus percaya dengan ada atau tidaknya tablet kristal itu. Nikmati saja ketegangannya.

Tablet kristal itu mengingatkan kita pada ”tulisan tangan Tuhan” pada ”Ten Commandment” yang didapat Nabi Musa di bukit Sinai. Untuk kalangan Muslim, kita percaya bahwa ”tulisan tangan Tuhan” itu mewahyu dalam Al Qur’an. Peringatannya sudah jelas dan terang benderang, dan menjadi pedoman umat manusia sampai akhir jaman.

Review buku ditulis oleh Hartono Rakiman, pengasuh Rumah Baca

7 Responses to “The Last Secret”


  1. 1 jamal kutubi Thursday, May 31, 2012 at 9:50 pm

    Wow! resensinya aja udah menegangkan, ritmis, dan memburu, apalagi novel aslinya???
    kmren mashar uda meresensi buku The Last Narco, skg ngeresensi ‘The Last’ lagi.. hihi
    covernya keren, penasaran kq ada gambar naganya gitu..

    • 2 mashar Monday, June 4, 2012 at 10:19 am

      Duo THE LAST…
      Sekarang sedang baca THE ODESSA FILE. Novel thriller soal perburuan mantan SS si jagal Yahudi yang dburu oleh wartawan Jerman. Adalah hal yg mustahil orang Jerman menangkap orang Jerman. Justru di sinilah keteganggnya. Nasionalisme atau humanisme?

  2. 4 mashar Tuesday, June 5, 2012 at 9:00 am

    Any book is great. Kita pasti dapat sesuatu dari sana, no matter dari penerbit apa.

  3. 5 pepe Tuesday, June 26, 2012 at 12:00 pm

    bukunya bagus😀

  4. 6 Aprillia Yusrifda Tuesday, April 23, 2013 at 3:42 pm

    saya udah baca novel itu..
    emang bener” bikin kita tegang !!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Data pengunjung

  • 262,340 Kunjungan

Halal atau Haramkah kerja di kapal pesiar?

Resensi yang lain

Index

my pictures at flickr

raja 16

Raja Amoat 14

Pasir timbul, Raja Ampat 1

More Photos

Goodreads


%d bloggers like this: